Dunia manapun pasti akan mengakui kalo INDONESIA itu Subur & kaya akan sumber daya alamnya. Entah itu dari hasil tambangnya &sumber hayatinya.Tapi mengapa masih ada & masih banyak penduduk yang miskin,busung lapar masih melanda. Adakah yang salah?? Tentu ada,secara Logika & secara Riil saja bisa. sebagai Visualisasi sajalah Orang tua kita yang sangat kaya Raya koq masih ada anak cucunya Yang miskin dan kelaparan!Tentu saja aneh & tidak masuk akalkan tapi ini nyata. Bearti Pemimpin2nya masih ada yang menipu & membodohi rakyatnya.
Keadilan belum merata,Pengelolaanyapun juga tidakmengedepankan masalahat Rakyat. Hutan dikelola oleh orang2 asing,sedangkan masyarakat disekitar hanya menjadi Kulinya saja,itu saja masih beruntung menurut para Biokratnya.Bagaimana Perasaan kita seandainya saja didepan rumah kita ada hutan tapi yang nebangi orang2 asing?? Padahal sebelum negara ini ada Nenek moyang kita yang menjaga dan merawatnya.Bagaimana ekonomi rakyat akan makin sejahtera kalau cara2nya masih seperti ini. Lihat saja Negara Brunai Darusalam bagaimana Rakyatnya bisa sejahtera? Karena dalam pengelolaan sumberdaya alamnya rakyat disekitarnya diikut sertakan sebagai pengelolanya.Bukan malah jadi kulinya!!
Para pejabat hanya ingin meraub untung besar & mengorbankan Rakyatnya untuk kepentingan2 pribadinya.Sebagai contoh kasus Al'amin nasution yang Notabene sebagai DPR.Kalau dia bisa mengolkan pengusaha untuk memiliki HPH maka Uang bermilyar2 akan mengalir terus ke angota dewan itu sampai dia tidak menjabatpun uang tetap akan selalu mengalir secara otomatis ke Rekeningnya. Masih banyak hasil Tambang bahkan penangkapan Ikan oleh Nelayan asing berani masuk ke Indonesia, Tidak lain karena adnya deal - deal yang dilakukan oleh para Pejabat - pejabat kita.
Masih segar di ingatan kita hengkangnya SONY dari Indonesia juga karena banyaknya Institusi - institusi Pemerintah yang selalu memintah jatah atau dalam bahasa kasarnya PUNGLI. Belum kalau SONY mau mengeksport produknya keluar Negeri harus ada deal - deal khusus dengan BEACUKAI.
Pemerintah juga tidak tanggap dalam menyikapi banyaknya penganguran,bahkan bangga akan adanya TKI & TKW padahal itu sebenarnya Merendahkan Martabat bangsa ini.Apa lagi Tkw yang sangat Rentan akan pelecehan & perdagangan wanita untuk di jual pada laki2 hidung belang.Sudah banyak contoh kasus tapi toh pemerintah ini enjoy2 saja.Tidak mau memprotek secara tegas. Seharusnya Pemerintah mengajari rakyatnya untuk jadi pengusaha bukan menghadirkan PMA untuk berinvestasi di negara ini.PMA seharusnya dijadikan mitra untuk Quality control saja.Toh pada realitanya banyak PMA yang berhutang pada Bank-bank dalam negeri, kalo usahanya rugi mereka bisa lari. Inilah nasib Rakyat Indonesia yang hanya jadi kuli di negrinya sendiri..dan pemimpinya bangga kalo rakyatnya terus2an seperti ini,bisa dikibuli & dibodohi serta masih banyak lagi.
Semangat Para Blogger Jogja Dalam Pro Penetapan
Info Terhangat
Jumat, 10 April 2009
Rakyat Indonesia hanya jadi KULI di Negaranya Sendiri
Label:
Mafia HUKUM
0 komentar:
Posting Komentar
APA KOMENTAR ANDA KLIK DISINI
Related Post: