VeneZuela Saja Berani Menasionalisasi Tambang-tambang Asing, Argentina Baru Saja Menasionalisasi Perusahaan Spanyal Repsol Untuk mensejahterakan Rakyat dan Bangsanya, Indonesia di Bawah SBY Makin Ga Karuan Padahal Presiden Soekarno telah mencontohkan. Ingat...!! Kasus MESUJI dsb itu bukti Real bahwa Para Pejabat Rela mengorbankan Rakyat sbgai Tuan2 Tanah yg di Tipu dan Dibodohi hnya untuk menjadi KULI2 ASING

Semangat Para Blogger Jogja Dalam Pro Penetapan

  • Sepi Ing Pamrih Rame Ing Gawe = Tidak usah bersombong hal terbaik apa yg tlh  kau berikan untuk Rakyat dan bangsamu.
  • Gila Pangkat, Jabatan dan Sanjungan Para Pejabat Kini Rela Melacurkan Diri tuk Memperkaya Diri Sendiri dan Menenggelamkan Bangsanya Sendiri.
  • Di Jaman PERANG KEMERDEKAAN Prajurit2 ini Ikut Mengusir Penjajahan dari Bumi Pertiwi.
  • HAMEMAYU HAYUNING BAWONO.
  • Kawulo Metaram Siap Berpisah Dengan NKRI.
  • Pejabat Ga Tau Sejarah Kok Bisa Jadi Presiden.
  • Mentang-Mentang Jd Pejabat Seenaknya Sendiri Menggunakan Kekuasaanya.
  • Semangat, Jiwa dan RUH Rakyat Mataram Tdk Bisa di Pisahkan Dari Sejarah Keistimewaan.

Info Terhangat

Orang2 Baik Dikriminalisasi, Seperti Anthasari, Susno Duadji, Tdk Bakal ditetapkannya Andi Nurpati jd Tersangka Olh Polri & Pasti Nikung Keyanglain, Kasus Gayus di Hentikan Polri hnya smp dirinya, Yg Salah Bagaikan Dewa diBela dr Belakang seolah2 tdk Intervensi. Penuh Tipu Muslihat, Memberantas Korupsi Tetapi Paling Gede Berkorupsi Ria. Inilah Demokrat Gaya Baru Orde Baru. Mari Kita Berikrar Kalo KORUPSI ITU LEBIH BIADAB DARI TERORISME dan Wajib di Hukum Mati, Krn Korupsi Bs Mnghancurkan Negeri Indonesia Ini
Tampilkan postingan dengan label KRITIK PEDAS UNTUK PEJABAT YANG BEJAT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KRITIK PEDAS UNTUK PEJABAT YANG BEJAT. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Desember 2012

Ruhut Menjadi Ketua Persiapan Tiang Gantungan Monas

Secara Realistis Partai Demokrat Tidak bakal benar-benar berani memecat Ruhut Sitompul, ini sama saja akan bunuh diri bagi Demokrat. Kenapa demikian tentu banyak para pembaca yang bertanya-tanya? menurut analisis saya (jogjakartaheart) Ruhut Sitompul yang sdh malang-melintang dan menjadi orang penting sekaligus pemikir didalam tubuh Partai Demokrat tentu saja dia punya Kartu Joker (Kebobrokan dan hal yang menyangkut kong-kalikong di dlm tubuh partainya) yang siap diungkapkaan ke Publik kapan saja dia mau baik itu menyangkut Anas Urbaningrum (kasus Wisma Atleat, Hambalang dsb) serta Sang Ketua Dewan Pembina yaitu SBY (Kasus Century) bahkan para tokoh-tokoh Demokrat.

Ruhut Sitompul

Pemecatan Ruhut Sitompul hanyalah gertak sambal Anas Urbaningrum untuk mendidik Ruhut agar bisa solid di didalam partainya. Dan maksud sesungguhnya dari Silatnas Demokrat yang diadakan beberapa hari lalu di sentul bogor merupakan PEMBODOHAN dan PEMBOHONGAN PUBLIK yang sangat luar biasa. Kalo kita mencermati secara seksama dari di Depaknya Ruhut Sitompul sampai dengan resume dari hasil silatnas tersebut sudah sangat jelas terbaca di dalam pikiran kita bahwa hal tersebut dimaksudkan dengan bagaimana orang-orang partai demokrat bisa saling menutupi kebusukan/kebobrokan orang-orang partai yang melakukan Pelanggaran Hukum Negara (termasuk di dalamnya Korupsi), seperti apa yang telah dilakukan oleh Pasek Suardiga yang sangat jelas kita lihat bagaimana dia begitu pandainya bermain kata-kata dalam menutup-nutupi kesalahan-kesalahan partainya (termasuk didalamnya Anas Urbaningrum) yg seolah-olah mari kita buka bersama kesalahan-kesalahan yang ada tetapi pada realitanya sangat jelas dari setteatement2nya terliahat begitu mekamuflasekan realita yang terjadi. Ini dilakukan agar nama Demokrat senantiasa terlihat partai yang bersih dan penuh dgn kejujuran serta Pro Rakyat.

Dari hal tersebut tentunya sudah kita bisa kita simpulkan bersama betapa busuknya para politisi-politisi demokrat. Mereka seolah-olah ingin menjadi Malaikat yang akan meyelamatkan Rakyatnya dari penjajahan, tetapi sesungguhnya malah sebaliknya menjadi ..... yang akan menjerumuskan Rakyatnya serta para pemilih-pemilih baik dalam Pemilu legislatif dan Pemilu Presiden dalam Penjajahan hanya untuk Ambisi-ambisinya dan Kroni-kroninya saja.

Dan dari seteatementnya Ruhut Sitompul yang kian kencang untuk mengharapkan Anas urbaningrum Mundur dan legowo dan Jangan Berlindung hukum dibalik Demokrat sdh bisa kita baca bahwa sesungguhnya apa yang menjadi Sepak terjang Anas dia tau betul. Kalopun nanti Ruhut benar-benar di pecat pasti akan mengatakan biasa kata-kata orang yang sakit hati kalo nanti Ruhut berbicara kepada Publik via Media. Kenapa Anas berani mendepak Ruhut yang secara nyata Ruhut merupakan anak kesayangan SBY, tentu saja Anas juga punya Kartu Joker yang siap diungkapkan Kepublik bagaimana sesungguhnya sepak terjang sang pendiri partai yang sekaligus Dewan Pembina Partai Demokrat. Ruhut Sitompulpun tenang-tenang saja di Pecat dari kepengurusan Demokrat karena sebentar lagi dia akan menjadi Ketua Persiapan untuk menggantung Anas urbaningrum di Monas.

Sabtu, 24 November 2012

SBY Mendapat Gelar Ksatria Salib Agung Dari Kerajaan Inggris


Menedengar judul berita diatas dari berbagai macam media yang ada saya tidak heran dan tidak kaget karena telah lama sekali saya telah mempostingkan tentang siapa SBY dan Demokrat partai yang didirikannya. Bahkan dalam acara televisi swasta nasionalpun telah banyak yang mengkrtik bahwa apa yang dilakukan SBY adalah hal yang menjijikan, ketika rakyat indonesia sedang dirundung sesama rakyat indonesia saling bunuh SBY malah memilih untuk pergi ke london hanya untuk hal yang sesungguhnya bukanlah hal yang membanggakan Rakyat Indonesia, bahkan hal yang sangat merendahkan harkat dan martabat bangsa ini. Dan tidak heran kalo SBY mengumbar Grasi kepada Bandar-bandar Narkoba, bukan karena SBY tidak tau kalo semua yang diberi grasi tersebut sesungguhnya adalah Bandar bukan KURIR.

Banyak kepentingan Asing yang sesungguhnya bermain di dalam pemberian Grasi para Bandar-bandar Narkoba, dan SBY butuh dana yang besar untuk Pemilu 2014 mendatang. Apa lagi Dahlan Iskan sudah menutup celah bocornya sejumlah BUMN, tentu SBY pusing tujuh keliling karena sejumlah Proyek-proyek besar atau Mega Proyek sebelumnya telah diendus oleh KPK bahkan sudah ada yang terkuak. Maka salah satu suntikan dana Partainya hanya melalui pemberian grasi para bandar-bandar Narkoba. Melalui sistem itulah akan ada dana yang cukup besar mengalir yang cukup Fantastis bisa di gunakan untuk pembiyayan Partai dan Pemilu mendatang.

Disadari atau tidak oleh SBY bahwa sesungguhnya negara-negara barat khususnya Amerika dan para sekutu-sekutunya sesungguhnya ingin menghancurkan Indonesia melalui beberapa hal yang diantaranya:

Narkoba, Penguasaan tambang dan Perkebunan sehingga kehidupan rakyat indonesia menjadi sengsara dan miskin (kalo rakyatnya banyak yang miskin tentu rakyatnya akan mudah saling berseteru dan saling bunuh bahakan para Pejabatpun bisa dengan mudah menyengsarakan dan membunuh rakyatnya), korupsi, sex bebas dsb. Dalam pemberian Grasi para Bandar-bandar Narkoba sesungguhnya SBY paham dan tau sesungguhnya mereka-mereka itu siapa dan punya kepentingan apa?. Maka tidak usah heran kalo akhirnya SBY menjadi bangga akan gelar kehormatan yang diterima dari London. 

Karena segala bentuk politiknya dan keputusannya yang dimainkan SBY dalam mengelola negara Indonesia (yang kita cintai dan para Pahlawan perjuangkan dalam merebut Kemerdekaan) semuanya banyak disetir dari Barat seperti yang pernah dulu dibocorkan oleh Wikileaks. Sri Mulyani bisa menjabat di Bank Dunia itupun ada konsekuensi logis antara SBY dan Pemerintahan Amerika Serikat. Yang namanya "Boneka" kalo meminta tolong tuannya tentu akan siap membantu begitupula sebaliknya. Maka jangan heran ketika bapak Mahfud MD mengungkapkan hal itu banyak orang-orang disekeliling SBY yang naik pitam bahkan ketika BP Migas dibubarkan oleh MK.


Untuk lebih jelasnya mengenai subtansi dari judul diatas silakan para pembaca baca secara seksama yang artikel ini saya copas dari Arrahmah.com.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapat gelar Ksatria Salib Agung dari Kerajaan Inggris menjadi bukti Densus 88 yang memerangi umat Islam mendapat persetujuan dari SBY.

 

Demikian dikatakan Direktur Lembaga Kajian Politik & Syariat Islam (LKPSI) Ustadz Fauzan Al Anshari seperti dimuat oleh itoday, Sabtu (3/11).

 

"Gelar Ksatria Salib Agung makin memperjelas bahwa Densus 88 atas ijin SBY memerangi Islam dengan kedok membasmi teroris yakni membasmi Islam tapi banyak orang awam tidak paham," ungkap Ustadz Fauzan.

 

Kata Ustadz Fauzan, Densus 88 adalah kepanjangan tangan Amerika Serikat dalam perang dunia melawan teroris  yang sebenarnya terhadap para mujahidin. "Maka inilah Perang Salib baru sejak 2001," ungkapnya.

Ia juga mengatakan, membasmi Islam yang paling efektif bukan dengan membakar Al Quran tetapi menangkap, mengusir, memenjarakan dan membunuh para pembela Islam.

 

"Di Al Quran Surat Al Mumtahanah ayat 2 dikatakan: Jika mereka menangkap kamu, niscaya mereka bertindak sebagai musuh bagimu dan melepaskan tangan dan lidah mereka kepadamu dengan menyakiti (mu); dan mereka ingin supaya kamu (kembali) kafir. Ini sangat jelas orang-orang kafir akan menangkap para pembela Islam," ungkapnya.

 

Kata Ustadz Fauzan, jasa terbesar SBY sebagai Ksatria Salib Agung adalah mengijinkan Densus menangkap, menyiksa, membunuh hampir 1000 mujahid sejak Bom Bali 2002.

Densus 88 itu Detasemen Yesus 88

Ustadz Alfian Tanjung: Densus 88 itu Detasemen Yesus 88

JAKARTA (Arrahmah.com) - Dalam pendidikan Densus 88 diajarkan bahwa teroris itu seseorang yang memiliki aktivitas keislamanan.



"Pendidikan Densus 88 diajarkan bahwa Islam sebagai ancaman dan melakukan teror. Maka setiap anggota Densus 88 sudah terpatri dipikiran bahwa Islam itu buruk," kata pimpinan Taruna Muslim, Ustadz Alfian Tanjung seperti dilansir itoday, Sabtu (3/11).


Kata Ustadz Alfian, kebanyakan para anggota Densus 88 beragama non-Islam terlebih lagi Kristen. "Anggota Densus 88 yang beragama Kristen dan non-Islam akan lebih kuat dalam menghajar Islam. Mereka ini juga diajarkan menghina Islam dan Rasululloh terutama saat melakukan interograsi terhadap orang-orang yang diduga teroris," ujarnya.

Menurut Ustadz Alfian, dalam menangkap orang-orang yang diduga teroris selalu bersamaan dengan kegiatan keislamanan. "Yang di Poso itu habis Shalat Subuh langsung dihabisi, opini yang ingin dibangun teroris itu sering shalat Subuh dan beragama Islam. Di Palmerah juga, sedang melaksanakan kegiatan qurban, walaupun dilepas. Densus 88 ingin memberikan opini, Islam itu teroris," ungkapnya.

Ia juga menuturkan, Densus 88 itu bisa dikatakan "Detasemen Yesus 88" yang mengincar para aktivis Islam. "Sampai sekarang Gories Mere masih mempunyai peran yang kuat di Densus 88, walaupun dia di BNN. Petrus Golese juga mempunyai peran di Densus 88. Perwira-perwira kristen mendominasi Densus 88," pungkas Ustadz Alfian Tanjung.

Sabtu, 28 Juli 2012

Pembantaian Muslim Myanmar akan Meluas ke Indonesia

Perbedaan Pembantaian di Myanmar dan Indonesia 
25 Ribu Polisi Siap ditambah Nyawa Wargapun Akan Semakin Mudah Melayang

Kasus Pembantaian Umat Muslim di Myanmar yang dilakuakan oleh pemerintah setempat dan Penduduk mayoritas Budha tentu kita semua sudah tau dan mengerti dari beberapa media yang ada bahkan di Blog inipun ada. Untuk itu saya akan membahas yang terjadi di Indonesia.

Pembantaian Umat Muslim di Indonesia justru dilakukan oleh aparat-aparat kepolisian yang beragama Islam untuk membunuh Rakyatnya sendiri yang mayoritas adalah Islam juga. Ini bisa kita saksikan dan kita dengar juga melalui media yang ada entah melalui Media Internet, Tronik dan Masa. Polisi dengan mudahnya menembak dan mengeluarkan pelurunya untuk membunuh penduduk dgn berbagai macam dalihnya agar apa yang mereka laukan sudah sesuai dengan Prosedur yang ada. Tetapai untuk membunuh Koruptor yang jelas-jelas lari Polisi tidak berdaya sama sekali.


Hal yang belum lama terjadi Polisi menembak mati seorang bocah dalam bentrokan di Ogan Ilir dan dalam kasus sebelumnya juga Polisi juga menembak mati di Mesuji dan Bima. Polisi dengan mudahnya menemabak warga-warga sipil yang mayoritas adalah Muslim dan tentu Polisi yang menembaknyapun beragama Islam. Tidak hanya menembak warga sipil bahkan Polisipun sesungguhnya menjadi Centheng-centheng Perusahaan-perusahan Asing yang sengaja diciptakan dan di beri Ijin oleh Biokrat-biokrat bejat di negeri ini yang sudah cinta mati dengan Uang, sehingga keberadaan-keberadaan Asing di negeri ini bisa dengan bebasnya Menyerobot Tanah-tanah milik warga pribumi. Dengan kekuasaan yang ada tanah yang sesungguhnya milik Warga bisa dengan mudahnya di akui milik Pemerintah sehingga Pemda setempatpun punya hak untuk menguasakan pengelolaannya kepada orang-orang asing.

Dengan alasan-alasan seperti itulah Warga yang sesungguhnya Pemilik Sah menjadi Orang yang paling bersalah karena ingin menyerobot tanah yang bukan miliknya dan ingin menguasai. Padahal Warga sesungguhnya ingin mengambil haknya yang telah diserobot oleh Para Investor2 tadi. Memang hal ini sengaja diciptakan agar warga menjadi Marah dan berang karena segala tuntutan warga tidak pernah diperhatikan oleh Pemerintah baik Pusat atau daerah, karena para Biokrat2 bejat tadi sudah menerima imbalan yang cukup menggiurkan dari para investor. Kalo warga sudah hilang kesabarannya karena segala tuntuntannya tdk di perhatikan jalan satu2nya adalah mengambil haknya secara paksa. Kalo hal ini sudah terjadi maka Polisi akan dengan sikap garang dan tegas akan melakukan tindakan termasuk memuntahkan isi peluru yang ada ditanggannya. Tidak itu saja Polisipun bisa dengan seribu cara membuat sekenario agar warga nantinya marah, menjarah, dan mencuri agar kalo terjadi hal-hal yang tidak di inginkan maka Polisi akan dengan mudah berargumentasi yang ujung-ujungnya sudah sesuai dengan prosedur yang ada.

Inilah sesungguhnya pembantaian yang terjadi di Indonesia yang di lakukan oleh Polisi-polisi yang notabene tentu banyak yang Muslim dan tentu saja yang menjadi korban juga Penduduk Muslim. Mana ada lembaga-lembaga Asing yang berteriak HAM, tetapi ketika Tentara melakukan kekerasan terhadap Penduduk yang disinyalir menjadi Gerakan-gerakan yang membahyakan keutuhan NKRI dengan Lantangnya lembaga-lembaga Asing tadi serentak menyerukan Pelanggaran berat HAM. Sesuatu yang sangat Ironis terjadi di negeri yang kita cintai ini, dimana kita dengan mudahnya di benturkan dengan sesama anak bangsa dan seagama untuk saling bunuh karena Uang. Uang telah membutakan mata dan hati para penguasa sehingga mereka bisa berbuat keji dan kejam kepada rakyatnya sendiri.

25 Ribu Polisi Bertambah Nyawa Wargapun Akan Mudah Melayang
Hal yang akan lebih ngeri lagi kalo Polisi benar-benar merealisasikan penambahan personilnya lagi sebanyak 25 ribu lagi yang telah di setujui oleh SBY. Tidak hanya akan memberatkan APBN saja entah buat Gaji dan membayar Pensiun dan juga operasionalnyapun akan makain membengkak juga. Lihat saja mana ada Polisi yang mau mengatur lalulintas, mereka ada hanya di dalam Pos-pos Polisi di perempatan jalan tetapi ketika Listrik Padam merekapun cepat-cepat lari menuju kebarak atau Kantornya lagi. Kalopun ada dijalanan pura-pura mengatur lalu-lintas itupun karena mencari Upeti.

Dengan akan bertambahnya 25ribu Polisi maka nyawa warga juga akan makin mudah melayang, karena sesungguhnya Polisi itu tidak melindungi warga tetapi sesungguhnya Polisi itu ada hanya untuk menjadi Centheng para Pengusaha, dan cari Upeti dijalanan dan Polisipun akan garang dan keji karena mereka sudah dapat Uang dari para Investor agar keberadaan mereka menguras habis kekayaan alam Indonesia ini bisa makin aman sekaligus melanggengkan bisnisnya di Bumi Pertiwi ini. Uang milyaran rupiah di gelontorkan kepada Pejabat-pejabat Polisi dan Biokrat-biokrat tidak cukup berarti bagi mereka karena mereka bisa membawa Trilyunan rupiah untuk kemakmuran bangsanya disana.

Bagaimana Pemerintah akan mewujudkan kesejahteraan Rakyat dan mengentaskan kemiskinan Bangsa kalo rakyanya sendiri di negerinya saja selalu teraniyaya dan dijadikan korban. Bagiamana Pemerintahan ini akan mewujudkan menjadi bangsa yang maju kalo rakayatnya sendiri Berkarya di negerinya sendiri saja selalu dihambat dengan berbagai macam regulasi yang sulit untuk bisa diterima dengan akal yang sehat. Karena Uang telah membutakan mata dan hati serta pikiran para biokrat-biokrat bejat yang tak bermoral dan tak punya rasa kebangsaan. Bagaimana Pemimpin bangsa akan mengurangi jumlah pengagnguran kalo anak-anak bangsa selalu dibuat begini. Dan Bagimana pula Rakyat akan mendambakan kenyamanan dan keamanan kalo Aparatnya saja sudah menjadi KEPARAT dan musuh Rakyat.

Agar hal ini lebih bisa menjadi pencerahan bersama bagaimana Pola pikir kita di cuci otaknya oleh bangsa-bangsa barat sesuatu yang benar seolah-olah di anggap adalah yang salah dan sesuatu yang salah sekan-akan itu adalah benar atau kalo dalam Islam sesautu Yang Batil dan yang Haq.




Rabu, 04 Juli 2012

KPK Harus Berani Panggil Presiden SBY

Kebohongan dan kebohongan selalu saja dilontarkan oleh kubu Demokrat dlm sejumlah kasus korupsi dari wisma Atliet sampai Hambalang. Terlebih Kebohongan itu juga dilontarkan oleh Ketua Partai Demokrat sendiri Anas Urbaningrum, dr awal sampai Pemenggilan ke duanya oleh KPK. Sungguh ini membuat masyarakat Indonesia makin jengkel dan muak melihat seteatemennya yg sering ditayangkan sejumlah Media. Seolah-olah kita dianggap masyarakat yg bodoh dan mudah ditipu saja dgn seteatemennya tersebut. Dan seakan akan dirinyalah manusia yg bersih dan pandai sendiri di Negeri ini, dan bisa mencuci Otak kita begitu saja sehingga kita bisa menjadi percaya dgn ocehan-ocehan yang dilakukan oleh Anas Urbaningrum dan Pengacara2nya serta Pejabat2 Bejat yg mmpunyai kedudukan tinggi di dlm Partai Demokrat.


Dengan melihat situasi yang makin ga tentu ini sudah jelas bahwa di dalam Institusi KPK ada sejumlah Pegawai dan Pejabatnya yg bisa disusupkan oleh Demokrat kesana agar masalah ini menjadi makin Kabur dan ga tentu arah dan pada akhirnya Anas Urabningrum menjadi bebas tdk kena dakwaan, sehingga benar apa yang telah saya tuliskan sebelumnya di dalam Judul " Hantu Monas Gentayangan Mencari SBY". Indikasi-indikasi itu sdh begitu sangat jelas terlihat dan terbukti dimana sdh Banyak Saksi yang bisa digali oleh KPK untuk menjadi petunjuk bukti yang Kuat untuk menyeret Anas Urbaningrum menjadi TERDAKWA sekaligus Dalang semua dari sejumlah kasus Korupsi yg dilakukan dlm sejumlah Proyek yg direalisasikan dlm Pemerintahan SBY-Bodiono. Seharusnya Juru KPK Johan Budi ini juga dlm proses pemilihan Ketua KPK yang lalu dan Busyro Moqodas juga ikut diganti karena dlm Kepengurusannya tdk bisa melaksanakan amanahnya dgn Baik dan Kapabilitas mereka berdua sungguh patut untuk di curigai. Mungkin kita sendiri atau semua yang menyimak kasus2 Korupsi besar di Negeri ini sdh tau siapa mereka berdua yg bisa kita nilai dan kita sikapi dlm berbagai macam media yang ada.

Memang benar2 Aneh dan real terjadi dimana KPK dgn mudahnya menetapkan M.Nasarudin dan Istrinya langsung bisa ditetapkan tersangka tdk melalui proses Penyidikan. Dgn Seteatemen Klasiknya kedua Pejabat KPK yg saya sebutkan tadi sungguh manis dlm mengkounter pernyataan2 yg dikeluarkan oleh sejumlah Praktisi. Tetapi kenapa dgn Anas Urabningrum yg sdh jelas-jelas terbukti dan real banyak Saksi yg sdh bisa dijadikan alat bukti tdk juga bisa menyeretnya dlm pesakitan. Ingat Polisi bisa mengungkap sejumlah Teror BOM saja bisa terlacak siapa2 saja Pelakunya dsb pd hal kasus teror Bom ini lbh sulit dr pd kasus Korupsi. Tdk lain dan tdk bukan karena Polisipun menggali dari hal2 yang terkecil sekalipun, walupun Saksi-saksi tersebut tdk dihadirkan dlm Proses dlm hal meringankan Terdakwa dlm persidangan. Kalo Hal semacam ini menjadi acuan dlm kasus KORUPSI sungguh-sungguh miris saya melihatnya bahwa keadilan di negeri ini tdk akan mungkin bisa ditegakan. Berarti Hukum di negeri ini benar-benar sudah dikuasai oleh Para Mafia baik dlm awal Penyidikan sampai pada Penyidangannya serta sumber utamanya adalah Kitab Undang-undang Hukum Pidana itu sendiri.


Agar keadaan ini menjadi terang-benderang seharusnya KPK berani memanggil SBY selaku presiden sekaligus Dewan Pembina Parta Demokrat. Dimana sebelum Pelariannnya M. Nasarudin bersama Istrinya ke Singapura semua Orang-orang Demokrat baik yang di Indikasikan terlibat ataupun tidak mereka semua dikumpulkan di Rumah kediaaman Presiden di Cikeas dan ini sdh terbukti dan juga akurat karena sdh diungkapkan ke publik diberbagai macam media yang ada. Berarti Jargon SBY selaku presiden utuk berada dibarisan paling depan yang akan menghunus Pedang hanyalah Isapan Jempol Belaka sekaligus menjadi Penipuan dan Pembohongan yang sangat luar biasa yang telah diutarakaannya kepada seluruh Rakyat Indonesia. Dan hal ini juga merupakan membangun CITRA saja seakan kan dlm pemerintahan Indonesia dari jaman Bung Karno smp dirinya, dirinyalah yang paling berhasil dlm mencapai kemajuan dsb, tetapi malah sebaliknya justru menjadi yang TERBURUK dan TERUNYAM. Dan saya mengindikasikan bahwa sesungguhnya SBY itu sesosok yang haus Sanjungan dsb. Hanya untuk menutupi sejumlah Kegagalnnya dlm Memimpin Negara. Tidak usah saya sebutkan disini bagaiman sang presiden kita sekarang ini tentu semua sudah tau dan lebih mengert dari saya.

Dan Seharusnya KPK pun berani untuk menangkap SBY selaku Presiden, bahwa sesunguhnya Hukum itu tdk memihak siapapun juga karena Hukum itu harus ditegakan. Dan sebagai pemimpin bangsa bisa memberikan contoh pada masyrakatnya siapapun yg berslah harus tetap dihukum, dan hukumpun jgn cuma 5 tahun saja kepada tersangka2 Koruptor bahkan tdk smp. Dan kalo perlu untuk membuat pembohong-pembohong tai mau mengakui juga harus melalu proses Penyiksaan seperti halnya kasus Maling Ayam, Teroris dsb yg harus dijotosi dsb dulu agar ia mau mengakui perbuatannya (walaupun hal ini belum tentu terbukti karena mereka mau mengaku juga gara2 takut akan penyiksaan yg sebenarnya mereka bukan palakunya) kalo Rakyat kecil saja diperlakukan seperti ini tentu juga harus diterapkan pada yg Punya Kedudukan karena seharusnya mereka menjadi Panutan dan tau akan humum malah melanggar hukum. Dan kalo DPR ingin setudy banding seharusnya mereka setudi banding dlm hal hukum bagaimana di Jepang Perdana Menteri yg masih menjabatpun menjadi Terperiksa dlm indikasi kausu Korupsi dan bagaimana mereka menghukum dlm kausus yg masuk dlm katagori Ekstra Ordenary Crime. Bukan malah setudy Banding Tank Leoprd yg pada akhirnya Indonesia tdk jd membeli Tank jenis MBT ini. Coba saja para DPR itu suruh menggunakan Mobil-mobil kuno bagaimana rasanya. Bukanmalah selalu mengajukan Mobil dinas2 Baru dan Rumah Dinas2 baru sedangkan untuk pertahanan Negara selalu di hambat dgn berbagai macam dalihnya. Mosok TNI kalah dgn Pembalap Moto GP seorang pembalap saja harus mengeluarkan Tehnology2 baru untuk motor tugangannya agar menang dlm setiap pertempurannya disirkuit. Mosok TNI selalu dikasih barang Rongsokan. Karena 10 tank scorpion baru dan sejenisnya tak bakal mampu mengalahkan 1 Tank sekelas MBT entah itu Challanger, Abrams, Markava dsb. Karena tank sekelas markava saja bisa dengan mudahnya dihancurkan oleh Pasukan gerilya infantery Hisbulloh Lebanon.

Ya inilah semua proses pembanguan atau proyekapapun di negeri ini tdk akan bisa terealisasi kalo tdk ada Fie entah itu melalu Banggar ataupun via komisi2 yg ada, kata komisi sdh mengindkasikan perannya sendiri-sendiri atau bagianya sendiri-sendiri untuk menguras habis uang negara baik itu Pendapatan Negara dan hutang-hutang negara. Hutang negara terus mjeningkat korupsipun juga kian meningkat. Ujung2nya rakyatlah yg harus terbebeni tdk hanya dr masalah berbagai macam kasus yg ada tetapi juga menanggung Hutang Negara. Rakayat selalu menjadi korban kebijakan-kebijakan yg takbermoral, takberperikemanusian.




Minggu, 11 Maret 2012

Hantu Pocong Monas Gentayangan Mencari SBY

Sebagai masyarakat yang baik dan cerdas tentu kita sdh tau semua apa yang terjadi dlm Kasus Wisma Atleat dan Hambalang melalui media yang ada. Perkembangan informasi yang kian jelas dari sejumlah Saksi yang mengaku dan terang perlahan2pun mulai dibuat Abu2 oleh sejumlah Pihak di Partai demokrat halitupun sdh saya postingkan sebelumnya di bagian Pertama.

Dari sekian perkembangan kasus itu ada yang cukup mengelitik kita semua sebagai masyarakat Indonesia yang baik dan sangat Cinta pada tanah airku Indonesia agar bisa menjadi lbh baik lagi bukan malah dibuat makin terpuruk. Beberapa hari yang lalu kita cukup Kaget dengan Seteatement Ketua Partai Demokrat Anas Urbaningrum atau biasa diinisialkan ''AU'' oleh para saksi yg terlibat dlm kasusu itu. Secara subtansinya begini (tetapi ini tdk mengurangi akan esensi yg ada) pernyataan Anas Urbaningrum pd sejumlah awak media " Saya bersedia di gantung di Monas kalo saya menerima satu persenpun dari Hambalang, dan oceh2an ngawur itu tdk berdasar dst... ( dari M. Nasaruddin mksdnya). Hahahaa.... Pernyataan AU yg sungguh Lucu dan tdk berdasar sama sekali, mana ada Korupsi Uang Negara tdk berjamaah apa lg M. Nasarudin hanyalah sebagai Bendahara partai tentunya dia tdk berjalan sendiri tentunya Kejahatan Besar seperti itu  dilakukan scr Sisitem matis dan terorganisir dgn Baik. Kecuali kalo M. Nasaruddin itu Korupsi uang Partai tentulah sebagai bendahara dia bisa berjalan sendiri.


 Apa lagi sejumlah daerah telah bersuara via media ada sejumlah Uang $1000 mengalir untuk pemenangan Anas Ubaningrum dlm Kongres, scra Logika saja dapat uang sebanyak itu tdk mungkin orng sekelas anas bisa mempersiapkan dirinya dgn baik klo tdk melakukan Trick Merampok Uang negara dgn berbagai macam caranya. seperti kita ketahui bersama sdh bnyk saksi yang mengatakan hal itu dan jauh haripun telah saya tuliskan sblmnya untuk lbh mennyingkat waktu silakan baca dlm blog ini. Kenapa Anas berani mengatakan hal itu tentunya di Part II atau dibagian kedua sdh saya tuliskan, bhawa Anas yakin tdk akan tersentuh hukum dlm berbagai macam kasus ini karena Lembaga2 hukum yang ada semua bisa di seting sedemikian rupa termasuk di dalamnya KPK. Dari dulupun saya yakin bahwa KPK jilid-2 ada sejumlah Ketua KPK yg bisa di beli dgn Jabatan karena Sogokan itu tdk berupa uang saja tetapi juga jabatan, terlebih Chandra hamsahpun saya sdh yakin dari dulu dia bukan Orang yang bersih dan bisa dikendalikan oleh Demokrat. Saya meneilai Chandra hamsahpun sdh saya tuliskan sejak Kasus Anthasari Ashar, begitupula dgn Busyro Muqodas yang saya nilai diapun juga Gila Jabatan atau Takut kalo dijadikan Anthasari ke-2. kepada KPK jilid-3 inipujn saya hanya percaya sama Abraham samad tetapi kpda rekan2nya yg lain masih bisa dikendalikan oleh Para POLITISI Demokrat terlebih lagi banyak penyidik KPK itu berasal dari Kepolisian dan Kejaksaan, sehingga penyidik itu bisa di meanit olh Para Politisi Demokrat.

Yang jls dan Real mana ada Hukum gantung di negeri ini, tdk akan ada dan pernah dilakukan Hukum gantung itu pada sejumlah Aksi kejahatan berat dinegeri ini makanya Anas urbaningrum berani menyatakan hal semacam itu. Kita sebgai masyrakat jangn pernah bisa di bohongi lagi dgn Pernyataan2 seperti itu. Bagi saya seteatement itu hanyalah ungkapan dari Penjahat Kelas kakap yg sangat berbahaya bagi bngsa dan Negara yg kita cintai ini, karena itu adalah ungkapan yang sangat membodohkan kita semua, seakan2 kita terlahir hanya dijadikan masyarakat yg bodoh dan bisa dikibuli begitu saja dgn ulah para POLITISI negeri ini. Terlebih Pernyataan itu sdh jelas dan mengindikasikan bahwa Anas Urbaningrum yakin benar kalo kasus ini tdk akan menyentuh dirinya karena Sekenario itu telah berjalan dgn baik (lbh lengkapnya dan menyingkat waktu silakan baca di KEBOHONGAN UNTUK MELINDUNGI ANAS DAN SBY PART-2.

Hal yang Anehpun banyak dilakukan oleh sejumlah Para Politisi Demokrat dimana banyak saksi mata dari pengurus2 Paratai di daerah telah menyatakan bahwa memang benar ada sejumlah uang mengalir dlm kemenangan Anas ini tdk boleh diungkapkan dimedia sebaiknya dilakuakan atau dilaporkan via fraksi yang jelas telah ada mekanismenya sendiri.....hahaha....ya jelas pembodohan dan Pembohongan lagi kalo itu dilakukan tetap percuma saja Partai tdk akan menindak lanjuti aduan2 semacam itu apa lagi hal itu pernah terbukti dan tdk mendapat respon yg baik dari Demokrat ketika melaporkan ada Money Politick. Ini hanyalah siasat jitu untuk memberangus orang2 jujur yang ada di Partai Demokrat saja. Kasus yang sdh jelas saja mereka buat Abu2 apa lagi hanyalah Aduan2 semacam itu. Mereka tidak tau (orang2 demokrat yang baik yg telah melaporkan adanya poltik Uang) sesungguhnya Kemenangan Anas itupun telah disekenariokan oleh Demokrat walaupun seolah2 SBY selaku ketua Pembina Menjagokan Andi Malarangeng.

Bersambung.....
(Maaf soalnya saya tdk ada waktu untuk menulis ini lbh banyak lagi dan detail karena tdk adanya waktu)

Senin, 05 Maret 2012

Edan Pembelian Sukhoi-30 Di Korupsi 1.2 T Perunit

Inilah negeriku Indonesia apapun sdh menjadi makanan Empuk buat para pejabat2 terkait tdk hanya Wisma Atleat, Minyak, Raskin, dsb bahkan Pembelian Alutsistapun sdh mejadi makanan lezat para pejabat2 Indonesia yang sdh mabuk harta dan Tahta. Pantesan saja pembelian Tank Leopard tdk disetujui oleh DPR karena harga Tank Leopard eks Belanda ini yang ditaksir sekitar 2 trilyun rupiah per 100 unitnya sdh bisa diketahui dengan gamblang oleh Publik karena pihak pemerintah belandapun merilis dgn Resmi melalui berbagai sumber. Terang saja DPR tidak setuju karena pembelian ini tdk bisa di Korupsi ataupun di Mark up kalaopun bisa tentu jumlahnya tdk terlalu fantastis.


Inilah Moralitas bangsa indonesia dimana Negara yang kaya raya dan subur makmur kok bisa menjadi Negara yang Miskin dan banyak hutangnya. Tentu ini semua bisa di analisa dgn Akal sehat tanpa harus melaukukan Investigasi. Bahkan sejak pertama kali Blog ini dibuatpun saya sdh mengupdatekannya berulang kali. Ibarat kita Pemilik Lahan atau Tuan Tanah kok kita malah Miskin malah mereka yang berinvestasi mengekplorasi malah lbh kaya raya dari Tuannya. Tuan Tanah kok melarat malah lbh kaya dari penggarapnya, tentu scra naliuri dan Logika tentu tdk ada keberesan pasti ada banyak Korupsi di dlmnya.

Korupsi pembelian Sukhoi ini sgh dahsyat sdh tdk kira2 lagi dlm melakukan tindak kejahatan kera putih, inilah sesungguhnya lbh KEJAM dan Biadab daari pd Preman Jalanan. Preman Jalanan hanya merugikan segilintir orang saja dan keberadaan Premanpun tak luput dari para Pejaba2 Negeri ini yang Gemar KORUPSI dlm mengelola Negeri.

Sesungguhnya dalam melakukan Pembelian Sukhoi atau apapun di jaman ini yang sdh makin canggih tdk perlu lagi dgn berbagai macam Broker yang justru akan melahirkan KONG-KALINGKONG. Melalui dunia Internet kita bisa bertransaksi langsung dgn pihak pabrik pembuatnya. Karena dijaman ini tdk ada Perusahaan yg tdk memeiliki Website, Mobil saja di situs2 resminya juga di tulis Price Listnya apa lagi harga pesawat terbang atau Pesawat Tempur. Apa lagi pembelian Pesawat temput yg regulasinya berbeda dgn Mobil yang tiap orang bisa beli. Tentu kalo ini di peruntukan hanya untuk Negara tentunya Harganyapun bisa di Negoisasi denagn lbh Murah dr pd Harga Resminya apa lagi ini bisa terjadi kesinambungan. Memang di situs Resminya di www://sukhoi.orng tdk disebutkan harganya tetapi kita bisa Kontak langsung dgn pihak managemennya yg sdh disediakan dlm situsnya. setidak2nya Negara Indonesia bisa mendapatkan harga yg lbh murah dr pd VIETNAM.

Atau kalo tidak kita bisa browsing Negara mana saja yang mempergunakan pesawat tersebut, baik sistem persenjataannya dan harganyapun sdh banyak Website yang mengupdatekannya. Eeee...ini Pejabat2 Indonesia sangat berani sekali membodohi banyak pihak sehingga mereka dengan Leluasa Mark up secara gila2an dan membabi-buta. Tidak hanya orang Indonesia yang merasa jengkel tentu Orang Luarpun menjadi geleng2 kepala ketika perbutan ini dilakukan oleh para Elite kita. Seharusnya KPKpun diberi kelleluasaan juga untuk menyidik Para Jendral2 TNI yang telah tega berbuat Gila seperti ini. Dan inilah sumber dari Kompas yang bisa dijadikan acuan utk lbh tau dan mengerti serta memahaminya.

Harga Beli Jet Sukhoi RI Lebih Mahal dari Vietnam

KOMPAS-Pembelian enam unit pesawat tempur Sukhoi 30 MK-2 oleh pemerintah RI diduga digelembungkan (mark up) karena harganya lebih mahal dibanding pembelian jenis yang sama oleh pemerintah Vietnam. Direktur Eksekutif Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane yang mengawasi pembelian senjata polisi dan TNI, Minggu (4/3/2012), menjelaskan, Vietnam membeli dengan harga US$ 53 juta per unit dan Indonesia membayar US$ 78,3 juta per unit.


"Vietnam membeli sudah lengkap dengan senjata. Kita membeli lebih mahal dan tanpa senjata. KPK segera mengaudit pembelian senjata ini," Neta menegaskan. Dia menerangkan, kejanggalan lain dalam pembelian itu dilakukan antara pemerintah RI dan Rusia (G to G). Tetapi faktanya ada pihak yang menjadi supplier. Neta menandaskan, keanehan-keanehan dalam pembelian Sukhoi tersebut berpotensi terjadi mark up sebesar US$ 100 Juta sampai US$ 140 Juta (Rp900 miliar sampai Rp 1,2 trilun).

Untuk itu IPW mendesak KPK segera menurunkan Tim Pencegahan dan Tim Investigasi dalam proyek Sukhoi agar potensi korupsi dapat dicegah. Perhatian KPK terhdap proyek Sukhoi sangat diperlukan agar ke depan proyek-proyek alutsista dapat diawasi dengan ketat. Untuk tahun 2011-2014 pengadaan alutsista TNI mndapat kredit komersial sebesar US$ 695 juta US dan State Credit dari Rusia sbesar 362,3 juta US dolar.

Kamis, 01 Maret 2012

Kebohongan Melindungi Anas dan SBY (Part II)


Seperti telah kita ketahui bersama banyak sekali Kebohongan2 yg telah dilakukan Demokrat kepada Rakyat Indonesia ini, kita tdk hnya di bohongi untuk bisa memenangkan Demokrat dan SBY dlm pemilu kemarin. Tetapi mereka juga telah tega menganggap kita semua ini adalah rakyat yg bodoh dan bisa di tipu apa saja dgn Stetement2nya dlm berbagai media masa yg ada. Sungguh sangat jelas ketara Konter2 mereka dlm menanggapi sejumlah Kasus2 Hukum yg ada hanyalah isapan jempol belaka sama persis dgn Omongan2 atau setetemenya SBY selaku presiden hanya penuh tipu muslihat atau biasa disebut dgn PENYCITRAAN.

Yang namanya Pencitraan tentulah sangat identik dgn Kelicikan, Pembodohan, Pembohongan. Dan masih sangat banyak lagi kelicikan2 yang mereka laaukan akan tetapi tdk bisa semua di bahas dlm blog ini tentulah anda sebagai masyarakat yg cerdas akan lbh tau dan mengerti serta lbh paham.

Penegakan Supermasi Hukum yang mereka Jargonkan hanya untuk menikam lawan2 Politiknya saja dan hanya untuk masyarakat miskin saja, akan tetapi Ketika para kader2nya berbuat KRIMINAL mereka tutup2i bahkan dibela mati2an. Bahkan semua penegak hukum yang ada baik POLISI, KEHAKIMAN, KEJAKSAAN dan MA bahkan LPSK pun bisa mereka atur, dgn berbagai iming2 yg ada entah itu via Uang dan Jaabatan. Sungguh sangat Ironi penegak2 hukum itu mau saja menuruti kemauan para POLITISI DEMOKRAT, apakah mereka tdk bs berfikir dgn baik bahwa Kekuasaan DEMOKRAT hanya tinggal menghitung hari lg, dan tahun depan pun blm pasti menang. Kalo Demokrat kalah tentu akan terjadi Pergantian Kekuasaan. Hal ini sangat jelas tdk hanya dlm kasusu Nasarudin saja tetapi juga kasusus2 lainnya, yg tentu saja telah sedikit saya tuliskan dlm artikel2 sebelumnya.


Dalam Kasus M. Nasaruddin banyak sekali Kebohongan2 yang dilakukan oleh para Petinggi2 demokrat yg di artikel sblmnya jg telah saya Updatekan, mulai dari Anggie, Andi Malarangeng dan Ketua Komisi X dr Fraksi Demokrat juga yaitu Mahyuddin telah memberikan Kesaksian yg bohong sungguh suatu hal yang Aneh baik Andi M maupun Mahyuddin bukanlah orang sembarangan untuk bisa menduduki Posisi2 yg sangat setrategis tentulah Demokrat punya alibi tersendiri bahwa orang2 ini adalah orang2 yang terpandai (dlm pengertian mereka Pandai menipu, berkelit tetapi dlm hal Ahlak NOL besar). Disini sngt jls bahwa apa yg telah mereka pertontonkan kpd Publik bahwa ini adalah "Sandiwara Besar yang telah mereka Sekenariokan" atau telah mereka atur dgn Rapi walau di depan publik merka bilang akan bersih2 dan tdk akan membela dan membuka Kasus yg sdng menerpa Kader2 Demokrat selebar2nya tdk lebih dari sekedar PENIPUAN atau PENCITRAAN sama persis dgn JARGONnya SBY juga Pencitraan.

LPSK Tak Luput Dari Intervensi dan Politik Demokrat
Belum Lama ini LPSK pun tdk luput dari sasaran Intervensi Demokrat suatu hal yang aneh telah kita saksikan bersama bagaimana Setatement LPSK yang tdk akan melindungi ROSA karena telah mempublikasikan ada Menetri yg terlibat kasusus minta Fee dlm Proyek. Walaupun Tdk disebutkan oleh pengacara Rosa yang baru yaitu Muhammad Rifai tetapi indikasi bisa kita pahami secara Penalaran yang baik dan cerdas bahwa itu adalah Menteri KEMENPORA. Argumen yg di buat oleh LPSKpun sangat tdk berdasar terliahat sanagat jelas bahwa Steatement2nya penuh dgn bau Intervensi karena scra logika LPSK harus bisa melindungi Saksi dgn Baik dan mengarahkan agar bisa membongkar Habis siapa2 yang terseret dlm masalah itu agar bisa terkuak bukan malah ditakut2i. Coba kita berfikir scr realistis PPATK pun melakukan hal yang sama bahwa sekian pejabat teridentifikasi melakukan transaksi mencurigakan baik itu PNS2 muda dan DPR, hal inipun sama apa yg telah dilakukan oleh Rosa via pengacaranya Rosa. Bahkan Pemecatan Kuasa Hukum Rosa Yg baru inipun tak luput juga dari Intervensi LPSK yg sdh di cekoki ole orang2 demokrat.

Bahkan alasan penggantian Kuasa Hukum Rosa yang baru yaitu Muhammad Rifai jelas2 argumen yang tdk mendasar dan masuk akal orang yg waras jalan pikirannya, dgn argumen bahwa M. Rifaai ini terlalu fokal. Justru kalo ada Pengacara yg Fokal di Media ini akan sangat menguntungkan pihak Kliennya bukan malah memberatkan dan menjadi beban yang bisa diutarakan ke Publik mengenai apa sesungguhnya terjadi demi mengungkapkan sutau Kebenaran. masih ingatkah kita akan Kasusu Mbok Minah? Pencuri Piring dan yang blm lama ini adalah bocah mencuri sandal? Hal ini kalo tdk diangkat oleh Media g bakalan Rakyat jelata yg jd Korban ketidak adilan di negeri ini bisa terungkap. Bhakn orang yg merasa salahpun ingin bisa tampil di media walo sekedar untuk membangun opini publik. Eh...ini Klien yang jelas2 mau mengungkapkan KEBENARAN kok malah merasa dirugikan? Jelas hal yg aneh dan Penuh tanda tanya besar?? Inilah sepak terjang Demokrat yang sdh melebihi tatanan Demokrasi dan Sangat Mendustai Rakyat Indonesia yg katanya mau menegakan Supermasi Hukum akan tetapi malah makin memperburuk citra Hukum itu sendiri untuk kepentingan POLITIK PARTAINYA. HUKUM akan di tusukan bagi lawan2 Politiknya dan Hukumpun akan di pakai untuk melindungi Kader2nya. Sungguh Politik busuk dan lbh LICIK dari sistem ORDEBARU.

Sesungguhnya Publik berhak tau karena masyarakat bisa menilai siapa yang benar dan siapa yang salah (PEMBOHONG, PENDUSTA) walupun nantinya Hakim akan memutuskan dlm persidangan bahwa Kaum PENDUSTA ini yang menang. Toh walaupun nantinya akan berjalan seperti itu sesuai dgn apa yang telah disekenariokan bahwa KAUM PENDUSTA ini yang menang setidak2nya Masyarakat akan tau dan mengerti bahwa apa yang telah menjadi Jargon SBY dlm Penegakan Supermasi Hukum dan Maju yang paling depan dlm Pemberantasan Korupsi hanyalah sekedar tipu muslihat saja atau biasa disebut PENCITRAAN ternyata juga telah di aplikasikan juga oleh semua Kader2nya.

Rangkuman : Rakyat tdk hanya di tipu untuk memilih DEMOKRAT dan SBY agar menjadi Pemenang dlm Pemilu legislative tetapi kinipun kita juga di tipu bahkan sangat jelas kita dianggap masyarakat yg bisa di bodohi dlm sejumlah kasus2 yang ada entah itu kasus M. Nasaruddin, Andi Nurpati yg lagi mencuat. Kasus2 sblmnya jg sama yaitu Rekaayasa KPK (Cicak vs Buaya), Rekayasa Anthasari, dan Susno duadjipun jg bernasib sama seperti Anthasari. Bersambung......

Mungkin ada sejumlah pembaca yang bingung dan bertanya2 kenapa Foto Ruhut Sitompul menjadi Maskot dlm Rupblik ini apakah dia salah satu Sutra dara dari segala Intervensi yang ada di balik ini semua?? Setidak2nya Link ini sedikit banyak akan mengupas sepak terjang Ruhut Sitompul. yang tdk senagaja saya dapatkan....klik disini dilain waktu mudah2an bisa terupdate dlm blog ini semoga bisa bermanfaat

Rabu, 22 Februari 2012

Kebohongan Saksi-Saksi Demokrat Melindungi Anas atau SBY (1)

Kebetulan saya mau menuliskan tentang Kebohongan2 yang di laukan oleh sejumlah Saksi dari Partai Demokrat itu sesungguhnya untuk melindungi Anas Urbaningrum atau SBY.  Saya membaca dari berbagai macam media online yang ada kebetulan ini bisa menjadi salah satu referensi yang bisa menjadi masukan yang baik untuk bisa disikapi dgn baik. Berita ini saya dapatkan dari Detik. com adalah suatu kebenaran yang terus2an dihembuskan dgn cara2 menipu rakyat berulang2 kali oleh Rezim ini. Apa lagi DPR Uang yang hasil ngutang kok di buat bancakan Korupsi apa lagi DPR gemar sekali mengeluarkan anggaran untuk merenovasi gedung Elitnya. terlebih di pemerintahan SBY ini mumpung berkuasa segala Proyek yang ada anggarannya di buat segede mungkin agar juga bisa memberikan Fee yg gede pula kepada sejumlah anggota partai demokrat yg menduduki jabatan2 setrategis. ini berarti roda jalannya partai bisa terpenuhi dlm melaksanakan dan melakukan PENGKADERAN atau KADERISASI. Kaderisasi dgn jln Korupsi tentu juga akan menghasilkan Calon2 pejabat yg bermentalkan Koruptor juga.


Coba kita flashback Partai Demokrat pernah mengiklankan pada media elektronik tentang pembentukan Team Sepak bola yang akan dilakukan secara besar2an agar bisa meraih simpatisan ke Rakyat Indonesiaa, nah melalui jalan inilah di harapkan Masyarakat yg berminat main bola atau sekedar penonton akan menjadi simpati dan diharapkan mereka kelak juga bisa berpartisipasi untuk menjoblos partai brlambang segitiga ketika pemilu. Kalo kita telusuri tentu untuk menyelenggarakan Even itu dibutuhkan dana yang tidak sedikit sekali diperlukan Dana yang sangat besar. Ga mungkinlah Dana yang bisa mencapai Milyaran Rupiah bisa di penuhi melalui iuran Partai yang di ambil dari potongan gaji para anggota Demokrat yang menjabat di DPR dan MPR saja terlebih DEMOKRAT adalah Partai yang baru untuk lebih menyingkat waktu silakan baca sendiri di dlm blog ini yang pernah saya ulaskan berulang kali salah satunya Demokrat dlm kendali AMERIKA SERIKAT.



Semenjak mencuatnya Kasus yang menimpa kadernya yang bernama M.Nasaruddin yang secara tdk langsung menyeret sejumlah Teman2nya di Partai termasuk juga di dlm Kementerian. baik itu dlm Kasus Fisma Atlit, Hambalang, E-KTP dan sejumlah proyek2 lain yang di indikasikan berbau Fee, Markup dan Korupsi. Secara tiba2 pula Even sepak bola yang akan di buat dan dilaksanakan oleh DEMOKRAT secara otamatispun menjadi berhenti dan mandeg, bahkan sudah tidak terdengar lagi. Ada apa di balik ini semua?? kalopun benar penggalangan Dana partai dilakukan dengan cara2 yang Kotor entah itu melalui DPR, MPR ataupun Menteri dgn cara2 bermain Proyek atau anggaran tentulah itu sdh bukan menjadi rahasia umum lagi. Yang secara Defakto kegiatan2 Kotor ini tentulah sdh di Amini tdk hanya di ketahui saja oleh Ketua Umumnya tetapi juga Dewan Pembinanya juga. Maka sangatlah wajar kalo Sejumlah Cendikiawan para Tokoh2 Agama Mengucapkan pada Rezim SBY ini berulang kalai bahwa Rezim ini penuh dengan Pembohangan dan Pembodohan kepada Publik.


Dilain hari dan waktu akan dilanjutkan kembali untuk lebih bisa mengupas habis kebohongan-kebohongan itu.. Dan inilah berita yang saya dapatkan di dalam DetikNews.

Kwik Kian Gie: Utang Indonesia Rp 1.800 Triliun Hasil Nipu




Jakarta
- Mantan Menko Perekonomian Kwik Kian Gie mengatakan pemerintah bakal sulit menyelesaikan jumlah utang Indonesia yang sudah menembus Rp 1.800 triliun. Menurutnya utang-utang ini penipuan luar biasa. Kenapa?

"Sudah sejak 30 tahun yang lalu saya sudah menulis banyak (soal utang). Contohnya lebih besar pasak dari tiang. Ini menjadi penipuan yang luar biasa. Utang itu tidak disebut utang dalam APBN, tetapi pemasukkan pembangunan dalam negeri. Jadi 30 tahun lamanya anggaran minus ditutupi utang. Anggaran harus berimbang, biar bisa disebut berimbang ya nipu," kata Kwik.

Hal ini disampaikan Kwik usai sebuah dialog ekonomi di Hotel Millenium, Jakarta, Selasa (21/2/2012).

Dikatakan Kwik, jumlah utang pemerintah yang tembus Rp 1.800 triliun ini sudah sangat membahayakan dan sulit dicarikan solusinya.

"Ini bukan bahaya lagi karena sumber daya mineral di perut bumi dihabiskan oleh mereka elit-elit pemerintah. Sudah kayak gini sulit (solusinya). Saya nggak tahu harus bagaimana," tegas Kwik.

Sebelumnya, Presiden SBY mengakui jumlah nominal utang pemerintah Indonesia naik menjadi Rp 1.816 triliun di 2011 lalu. Namun rasionya turun bahkan sangat rendah dibandingkan negara-negara maju di Eropa dan Asia.

Total utang pemerintah Indonesia hingga akhir 2011 mencapai Rp 1.803,49 triliun atau naik Rp 126,64 triliun dalam setahun dibandingkan 2010 yang mencapai Rp 1.676,85 triliun.

Rabu, 15 Februari 2012

Membongkar Habis Kebohongan PD (Partai Penuh Dusta)

Seperti kita ketahui bersama bhwa kesaksian Anggie dlm sidang Kasus M. Nasarudin yg diliput oleh sejumlah media TV yaitu TV One dan MetroTV yg disiarkan scr langsung banyak membuat Penonton merasa kecewa dan tertipu apa lagi mereka yg berprofesi sebagai wartawan tentulah lbh tau dan ngerti.

Banyak sekali kebohongan Anggie selain kepemilikan BB tetapi juga salah satunya yaitu dibentuknya TPF dlm tubuh Partai Dusta ya Demokrat mksd saya, bhwa Anggie mengatakan tdk ada itu TPF dlm tubuh demokrat utk menelusuri kebenaran Korupsi yg menimpa sejumlah Anggota DPR dari fraksi P. Dusta. Kalo kita seksama mengikuti apa yang telah disiarkan baik oleh media cetak dan TV tentu kita akan menjadi tau dan ngerti bahwa ini adalah Persekongkolan yang sangat luar biasa yang telah ditunjukan oleh Demokrat kpd Publik, dan hal inipun telah saya Postingkan sebelum2nya dlm Blog ini.


Langsunga aja kita pada Subtansinya, TV One yang secara Rutin setiap hari selasa selalu menayangkan Jakarta Lawyer Club di kala sebelum penayangan hari selasa tanggal 14 February 2012 disitu terdengar sangat keras bahwa Sutan Batugana dan sejumlah teman2nya yg sesama anggota PD mengtakan bahwa di dlm tubuh partainya di bentuk TPF untuk menyelidiki keterlibatan sejumlah anggota2nya dlm kasus Korupsi yg juga melibatkan M. Nasaruddin. Adanya team TPF ini tdk hanya sekali saja disampaikan oleh sejumlah anggota PD dlm acara JLC sebelum2nya jg selalu mengatakan hal tersebut.

Tetapi pd penayangan JLC pada hari Selasa tanggal 14 februari 2012 melalui Beny Kaharman PD mengatakan tdk ada itu TPF pd hal disitu juga hadir sesama anggota PD yaitu LUHUT SITOMPUL dan Pohan, dimana LUHUT jg pernah mengatakan di acara JLC sebelum2nya bahwa di dlm Fraksinya di bentuk TPF. Kalau kita singkronkan dlm kesaksia Anggie yang juga mengatakan tdk ada itu dinetuknya TPF tentu hal ini sangatlah jelas bhw hal tersebut sdh di Sekenariokan oleh para ELITE Partai penuh Dusta tersebut. Entah itu untuk melindungi Anas Urabaningrum atau SBY selaku Dewan Pembina. Terlebih dlm berbagai hal PD selalu mengatakan tdk akan menutup2i dan di buka selebar2nya Baik itu Kasus CENTURY dan M. Nasarudin yg menyeret sejumlah elite PD dan tdk akan menutup2inya.

Kalo kita selalu menyaksikan acara di TV one dan Metro TV tentulah sangat terlihat jelas kalao sejumlah anggota Fraksi Dusta yang diundang dlm cara tersebut tdk hanya pada acara JLC aja bhwa mereka bilang dibuka selebar2nya dan tdk akan melindungi anggota2nya yg terlibat kasus KORUPSI pd realita scra jelas juga terlihat menutup2i. Karena secara terang2an terlihat menutup2i kasus dan membela mati2an mereka2 yg disinyalir terlibat kasus Korupsi. Sudah sangtlah jelas kalo Partai penuh Dusta ini benar2 Dusta dan sangatlah jelas mereka begitu bagganya membodohi dan membohongi Rakyatnya seolah2 merekalah yang pandai dan paling bersih. Dan dalam Acara JLC itu terbuka secara jelas bahwa sejumlah Anggota Demokrat bisa menjadi POLISI berbintang 5 walaupun mereka tdk punya jabatan dlm kepolisian.

Masuknya Anthasari Ashar dan Susuno Duadji jg sdh sangat jelas Kalo semua itu telah di sekenariokan oleh para Elite PD termasuk di dlmnya Ketua Pembinanya. Lihat aja betapa mereka Garangnya menyebut Anthasari dan Susuno D, tetapai kpd Oknum2 yg mereka Lindungi karena ada Deal khusus mereka Sanjug2  dan sangat ketara kalo di Lindungi. Begitupula dgn ANDI NURPATI yg juga tdk pernah dinyatakan Tersangka oleh POLRI pd hal bukti2 sdh sangat lengkap dan Komplit.

Begitu juga dgn KPK yg dulu sebelum periode Abraham Samad sejumlah Anggota fraksi Demokrat sllu membanga2kan dan mengelu2kan kepemimpian Busyro, tetapi cb flashback dlm kepemimpinan Anthasari sejumlah elite PD begitu mencacaimakinya. Karena Busyro memang bisa diatur oleh DEMOKRAT ini terlihat jelas Penyitaan Komputer di Rumah M. Nasarudin itu ssghnya di hapus filenya untuk barang bukti, klo itu benar2 diselidiki tentunya bisa dijadikan Alat Bukti dlm kasus persidangan M. Nasarudin saat ini tetapi baik, komputer, BB Nasarudin yg dista dari pelariannya, Sopir Nasaruddin yg mengatakan Bhwa benar2 ada membawa sejumlah Uang utk Pemenangan Anas dsb jg tdk pernah terkuak sama sekali bahkan lenyap begitu saja.

Bahkan dlm kepemimpinan KPK yang sekarang di saat ABRHAM SAMAD yang disebut Pahlawan ternyata ada KUCING KUNYUK Penghianat yaitu BUSYRO MUQODAS dan BAMABANG WIJAYANTO. Ini jg mencuat dlm acara JLC dan terbukti klo kita telaah karena begitu Yakinnya PD atas Nasib ANAS Urbaningrum akan aman2 saja dan begitu mengelu2kan KPK, dan smp detik ini baik Anggie yg sdh di tetapkan tersangka tdk juga dimasukan penjara oleh KPK, begitu jg dgn Anas Ubaningrum, ttpi cb lihat dgn NASARUDIN dan Istrinya begitu dgn mudahnya ditetapkan tersangka oleh KPK. Satu Pahlawan di KPK tentu tdk akan mampu mengalahkan penghianat yg lbh banyak. Kita doakan saja semoga ABRAHAM SAMAD di beri kekutan agar bisa mengatasi segala rintangan yg ada sehingga bisa bekerja sesuai dgn AMANAH, dan kpd teman2nya agar bisa disadarkan agar bisa kembali pd jalan yg benar.

Dan satu hal lagi ada Kasus Anggie untuk bisa jadi alat bukti yug tdk di BAP dlm kepemimpinan Busyro Muqodas.

Bersambung: Kebohongan Anggie Melindungi Anas atau Ketua Pembina

Foto-Foto Angie Bersama Blackberry Tahun 2009

Kebohongan Anggielina Sondakh atau biasa di panggil dgn Anggie dlm persidagan Nasarudin tdk hanya membuat para Wartawan saja yg Gerah dan Geram sayapun juga begitu, yang kemudian meluangkan waktu saya untuk sedikit mereview ke dalam blog saya yg sdh lama tidak saya update. Inilah Foto-foto yang dirilis oleh sejumlah wartawan dari detik dan Tribun. Begitu Anggie berbohong dlm kepemilikan BB sejumlah wartawan kemudian mengupdatenya secara cepat agar Foto2 dokumen yg pernah dimiliki oleh detik untuk segera di Update dlm webnya tersebut, agar bisa dijadikan Bukti bahwa apa yang dikatakannya dlm kesaksiannya itu banyak bohongnya.


Foto 1 merupakan hasil yang dirilis oleh Detik.com dimana HP yng dibawah HP Putih itu adalah BB alias Black Market upps salah mksd saya Blackberry so bisa jadi itu juga dari hasil KORUPSI....hehehe...walaupun gaji dia 20 juta tentu sangatalah bisa buat kulakan BB. Secara Ilmiah sangatlah jelas itu adalah BB bukan HP Querty made in CHINA mosok orang sekelas dia mau pakai HP querty, dan tentunya juga HP2 Querty blm bnyak yg masuk atau di tahun 2009 blm ada HP2 China yang meniru BB.

Foto 2 adalah hasil dari Tribun "Angie memperlihatkan BB-nya kepada almarhum Adjie Massaid dan Anas Urbaningrum yang ada di belakangnya. Foto diambil tanggal 30 September 2009, saat gladi bersih pelantikan 520 anggota DPR RI periode 2009-2014". Mungkin tdk hanya ini saja yang dimiliki oleh sejumlah Wartawan karena File2 foto dokumnya bisa di unggah ke Publik oleh wartawan karena perlu di cari kembali juga memperlukan waktu....heehehe siapa tau dapat jadi bukti betapa dahsyatnya kebohongan Anggie. Secara analysa saya foto yang pertama kedua2nya baik yang putih dan Hitam adalah Blackberry, terlihat jelas yang hitam itu adalah BB karena sarung hitam itu merupakan ciri khas sarung BB apalagi Body atas BB jls sekali nampak klo itu adalah BB.

Secara Logika Anggie yang notabene adalah Mantan Putri Indonesia dan anggota DPR jelas tdk akan ikut ketinggalan untuk memeiliki BB karena pada saat tahun itu BB merupakan HP merk baru yg lagi Boomming di Dunia apa lagi di Indonesia. Wanita biasa aja banyak yang kepencut untuk memeiliki BB agar terlihat Waaahhhh dimata temen2nya sekaligus bisa mendongkrak Gaya Hidupnya di mata temen2nya atau orng lain, walaupun gaya hidup seperti ini sangatlah keliru menilai Derajat hidup seseorng melihat dari barang atau kekayaan yg dimilikinya. Apa lagi Anggie yg scra Riel adalah seorang Anggota DPR yang menurut pengakuan dirinya hanya bergaji Rp. 20 juta setelah dipotong Partai, gaji 20 juta saja di bisa Shooping di belanja di Eropa bhakan gemar bertransaksi Online yang angkanya saja sungguh sangat Fantastis Milyaran rupiah.

Senin, 06 Februari 2012

Mobil Kapolres Yogyakarta Langgar Aturan di Balaikota

YOGYA (KRjogja.com) - Aturan bebas kendaraan bermotor di wilayah Balaikota Yogyakarta hari ini dilanggar oleh mobil Honda Jazz dengan nomor polisi Z 1553 HM (plat hitam) sekitar pukul 10.45 WIB. Mobil tersebut adalah milik Kapolresta Yogyakarta Kombes Mustaqim.

Mobil berhasil masuk melewati petugas pol PP di gerbang masuk utama (timur) Balaikota Yogyakarta. Dengan kecepatan yang cukup kencang mobil menuju kawasan air mancur, dan langsung berhenti menurunkan penumpangnya, Kapolresta Yogyakarta Kombes Mustaqim yang langsung tergesa-gesa masuk ke dalam balaikota untuk keperluan tertentu, disusul sopir mobil.


Tak berapa lama, dikeluarkan pengumuman berkali-kali lewat pengeras suara, agar pemilik mobil memindahkan mobil tersebut ke luar balaikota. Namun, tidak ada respon dari pemilik/sopir mobil.

Akhirnya lebih dari 15 menit kemudian, asisten pribadi kapolresta yang sebelumnya berada di luar balaikota segera masuk balaikota, meminta kunci kendaraan, dan memindah mobil tersebut ke kawasan parkir luar balaikota.

Kepala Bagian Umum Pemerintah Kota Yogyakarta Pujo Widodo menegaskan, setiap hari Jumat, berlaku aturan bebas kendaraan bermotor di Balaikota Yogyakarta, pada jam kerja. Yang mendapat perkecualian boleh masuk hanyalah mobil dinas dengan plat merah, atau kendaraan operasional pembawa uang pribadi dari bank.

"Siapapun kalau pakai plat hitam dilarang masuk. Sultan pun begitu. Dulu ada tamu dari Korea juga harus berjalan kaki dari luar. Saya tidak tahu harus berkomentar apa, tetapi ini yang salah yang bawa mobil. Kan sudah ada tulisannya mobil dilarang masuk. Gak bisa baca apa?," tegasnya penuh keseriusan.

Kamis, 26 Januari 2012

Mengungkap Habis Uang Haram Polisi Lalulintas

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dari penelusuran Indonesia Police Watch (IPW) ada empat modus Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) yang kian ganas dimainkan di Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya pada akhir-akhir ini. Demikian disampaikan Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, dalam siaran pers kepada Tribunnews.com, Selasa (24/1/2012).

Pemberantasan KKN di jajaran lalulintas ini sesuai dengan Surat Perintah Kapolri tanggal 18 Januari 2012, sebagaimana hasil Rapat Pim pinan (Rapim) Polri yang juga dihadiri sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Namun, temuan IPW mencatat lima modus yang kerap dimainkan polisi untuk mengeruk dan berpotensi merugikan negara ratusan miliar. "Ada lima modus KKN di Dirlantas Polda Metro Jaya," ujar Neta.

Image via zaselarsema.blogspot.com

- Pertama, sejumlah pejabat lalulintas di lingkungan Polda Metro Jaya adalah keluarga besar dan menantu jenderal polisi serta orang-orang yang dekat dengan partai politik tertentu.

- Kedua, dugaan manipulasi pajak kendaraan bermotor yang dilakukan lewat "tembak KTP".
Untuk sepeda motor yang memperpanjang STNK tanpa KTP dikenai bayaran Rp 200 ribu sampai Rp 250 ribu dan "setor ke dalam" Rp 150 ribu. Mobil dengan harga beli Rp 200 jutaan akan dikenai biaya Rp 500 ribu sampai Rp 750 ribu dan "setor ke dalam" sebesar Rp 250 ribu. Mobil mewah dikenai biaya Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta. Sementara, jumlah sepeda motor di wilayah Polda Metro Jaya mencapai 7,5 juta dan mobil 4,5 juta unit.

- Ketiga, modus nomor polisi cantik atau nomor pilihan satu sampai tiga digit dikenai biaya Rp 5 juta sampai Rp 20 juta, nomor istimewa seperti B-666-XX dan B-999-XX biaya yang dikenakan bisa mencapai Rp 10 juta sampai Rp 15 juta, dan biaya untuk permintaan nomor polisi pilihan abal-abal antara Rp 2,5 juta hingga Rp 5 juta.

- Keempat, modus nomor rahasia dengan kode QR, SGZ, RFS, dan lain-lain. Harga pajak sebulan antara Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta dan setahun bisa mencapai Rp 10 juta hingga Rp 15 juta. Kelima, modus pungutan liar (pungli) pada proses cek fisik kendaraan. Biaya kertas cek fisik Rp 50 ribu dan persetujuan cek fisik  Rp 100 ribu.

Images: birokrasi.kompasiana.com
 "Padahal, semua pungutan itu tidak ada di Undang-undang Lalulintas," tandasnya.
Untuk itu, IPW mendesak Kapolri Jenderal Timur Pradopo agar serius membersihkan pungli dan korupsi di lingkungannya, khususnya polisi lalulintas. Sebab, polisi sudah mendapat renumerasi dan kenaikan anggaran 1.000 persen selama 10 tahun terakhir. Jadi, sangat tidak adil jika polisi lalu lintas masih melakukan pungli kepada masyarakat.

Selain itu, IPW mengimbau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan investigasi ke Ditlantas Polda Metro Jaya untuk mencermati dugaan korupsi dan manipulasi pajak kendaraan bermotor yang berpotensi merugikan negara ratusan miliar.

Rabu, 14 September 2011

Kebejatan Para Pejabat Kita Sehingga Singapura Bisa Kaya Raya

Rahman dan Rahim Jakarta dalam Memperkaya Singapura

 Indonesia mengundang sepuluh negara di dunia terkait konferensi internasional restorasi hutan atau penghutanan kembali ekosistem hutan. Dan salah satu negara yang diundang adalah Singapura yang menyisakan hutan alam seluas sekitar 3.043 hektar.

"Konferensi ini akan dihadiri lebih dari 300 peserta dari 10 negara, USA, Philippines, Indonesia, Britain, Australia, Costa Rica, Germany, Nigeria, Sri Lanka, dan Singapore," kata Kepala Pusat Humas Kementerian Kehutanan Masyhud. Sebagaimana dilaporkan oleh detik news.com.

Mengapa Singapura? Ada banyak persoalan dan pertanyaan mengapa singapura diikutsertakan dalam konferensi internasional restorasi hutan tersebut, mengingat luas negara itu sekitar 710.2 km2 dan hanya 23% daratannya terdiri dari hutan, utamanya di daerah Bukit Timah Nature Reserve. http://www.channelnewsasia.com/stories/afp_asiapacific_business/view/1041699/1/.html

Sejak kapan Singapura punya hutan kayu yang lebat dan bisa ditebang dan diekspor dan mendatangkan kekayaan yang berlimpah? Sehingga layak dicantumkan dalam konferensi tersebut?

Pejabat kita nampaknya lupa kalau Singapura punya saham dalam hilangnya ratusan jutaan hektar hutan tropis di Sumatera dan Kalimantan. Bukankah yang selama ini membeli kayu dari dua wilayah itu dengan murah meriah dan seringkali secara ilegal -- lalu mengolahnya dan menjualnya kembali ke Indonesia dengan harga lebih mahal -- adalah perusahaan dari Singapura? Bukankah dari lahan hutan yang gundul itu kini tumbuh juta hektar lahan perkebunan sawit milik taipan-taipan kaya Indonesia Singapura?

Bahkan karena rahman dan rahimnya nyonya dan tuan di Jakarta, Singapura boleh saja berbangga diri. Sebab World Trade Organization merekam jejak jahat mereka. Dalam sebuah laporan bertajuk "World Trade Report 2010: Trade in natural resources", lembaga dunia itu mengeluarkan data yang intinya menyebutkan Singapura berada di posisi 15 besar negara pengekspor sumber daya alam. Ranking persisnya di posisi 14.

Prestasi besar sekaligus menakjubkan bila mengingat di peringkat 15 itu nama Indonesia -- yang notabene wilayahnya jauh lebih luas dan kaya sumber daya alam -- sama sekali tak tercantum. Dalam laporan itu, WTO menggolongkan ekspor kayu sebagai salah satu komponen sumber daya alam. http://www.wto.org/english/res_e/booksp_e/anrep_e/world_trade_report10_e.pdf

Singapura memang patut berterima kasih kepada Jakarta, selain negeri Lee Kuan Yew itu memang toilet uang haram koruptor Indonesia, juga lantaran nyonya-nyonya dan tuan-tuan di Jakarta yang ramah-ramah menjadi tiang penyangga ekonomi mereka, sementara rakyat di Republik ini hidup dalam kurang gizi dan termiskinkan.

Sumber berita  
http://www.islamtimes.org/vdccxsqo.2bq4x8f5a2.html

Kumpulan Photo Pencurian Uranium PT Freeport

Tulisan ini berdasarkan buku Marwan Batubara berjudul "Menggugat Pengelolaan Sumber Daya Alam, Menuju Negara Berdaulat". Berikut beberapa fakta tentang freeport yang merugikan bangsa Indonesia. Yamg Diekplorasi secara Membabi buta serta Kenaikan Emas dunia sekarang ini kenapa juga tdk bisa membawa kehidupan Rakyat Indonesia khususnya Papua semakin baik padahal indonesia adalah penghasil emas terbesar pertama di dunia. Jelas ada kesalahan besar dlm pengelolaan negara ini dan hal ini selalu di ulangi oleh SBY.